Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Universitas Sam Ratulangi
Manado, Indonesia
Selamat Datang
Di Cyber Garden Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) yang menyajikan anyaman informasi tentang sejarah, kegiatan kini, dan visi FMIPA UNSRAT. Mengantisipasi tantangan, FMIPA UNSRAT membangun tradisi dan pikiran-pikiran kritis, kreatif, dan konstruktif dalam mengembangkan ilmu-ilmu Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, Farmasi, dan Sistem Informasi agar terwujud peran ilmu sebagai Scienta Vita (Ilmu Untuk Kehidupan) dan peran sebagai Tumou Tou. Sebagai bagian dari UNSRAT, FMIPA bertekad untuk menjadi pilar utama mewujudkan UNSRAT yang unggul dan berbudaya. Semoga cyber garden ini berguna dalam memberikan perspektif yang baik tentang FMIPA UNSRAT.

(Prof. Dr. Benny Pinontoan, M.Sc., Dekan)
.
.
.
Selamat Datang di Cyber Garden FMIPA UNSRAT
.
Pembukaan Seminar Nasional dan Rapat Tahunan MIPAnet 2017
.
Sidang Terbuka Senat FMIPA pada Dies Natalis FMIPA UNSRAT 2018
.
International Conference on Operations Research 2018
.
Talent Show di Desa Agotey, Minahasa
.
Aksi Damai Menolak Radikalisme
.
Praktikum
.
Perayaan Paskah UNSRAT 2018 di Bukit Tetempangan
.
Tarian Katrili pada Pembukaan SEMIRATA MIPAnet 2017
.
Dekan FMIPA bersama Menteri RISTEKDIKTI Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D
.
International Conference on Operations Research, 2019
.
Asian Science Deans Summit
.
Semirata MIPAnet 2017
.
Pemilihan Nyong dan Noni UNSRAT
.
Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis
.
International Marine Conservation Congress, Malaysia
.
Australian Awards, Griffith University, Brisbane, Australia
.
International Conference, Bali
.
Kunjungan Mahasiswa Jerman
.
Outbond
.
Pembuatan Ethanol dari Cap Tikus
.
Pembuatan Ethanol dari Cap Tikus

.

  Berita

Tim PKM Unsrat Bekerjasama dengan BPPMTPH Sulut Mengimplementasikan Hasil-Hasil Penelitian tentang Biopestisida bagi Masyarakat Petani Tomohon Utara
Fri - September 17, 2021 2:11 am  |  Article Hits:63  |  A+ | a-
Masyarakat di wilayah pinggiran Kota Tomohon, khususnya di kecamatan Tumohon Utara pada umumnya menyandarkan penghasilan kehidupan sebagai petani, para petani saat ini menghadapi berbagai persoalan di lahan pertaniannya. Persoalan yang sedang dihadapi menyebabkan hasil pertanian mereka rendah sehingga pendapatan juga rendah. Identifikasi terhadap permasalahan petani di antaranya adalah:
  1. Serangan hama pada lahan pertanian mereka
  2. Rendahnya pengenalan petani terhadap jenis-jenis organisme yang ada di lahan mereka sehingga tidak dapat membedakan mana serangga yang merusak dan mana yang menguntungkan,
  3. Petani yang hanya mengenal satu teknik pengendalian hama yaitu penyemprotan dengan pestisida sintetetik yang sebenarnya memiliki dampak negatif yang luas baik terhadap lingkungan maupun kesehatan manusia,
  4. Besarnya biaya pembelian pestisida sintetik, akibat serangga hama telah mengalami resistensi.
  5. Rendahnya pengetahuan petani tentang budidaya tanaman sehat yang berwawasan lingkungan,
  6. Petani yang belum mengenal teknologi pengendalian hama yang ramah terhadap lingkungan.
Untuk mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi petani tersebut maka perlu dilakukan solusi untuk mengatasinya. Solusi yang akan dilakukan adalah dengan penerapan teknologi pengendalian hayati yang menggunakan jamur B. bassiana yang disekitar lahan pertanian mereka. Teknologi ini merupakan hasil-hasil penelitian oleh dosen Unsrat di Balai Perlindungan dan Pengujian Mutu Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPPMTPH) Distanakda Sulut.
Untuk itu telah dilakukan Kerjasama antara Tim PKM (Program Kemitraan Masyrakat) Unsrat yang bekerjasama dengan BPPMTPH Sulut untuk implementasi hasil-hasil penelitian di Laboratorium agar dapat membantu petani dalam mengelola hama. Kegiatan ini dilaksanakan pada Tanggal 17 September 2021 di Desa Kayawu, Tomohon Utara. Masyarakat yang ikut dalam pelatihan ini adalah Petani-petani yang tergabung dalam Kelompok Tani “Mahtuari” dan “Kawatuan”.

Beberapa hal yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah:
a). Edukasi Masyarakat Petani tentang pengenalan organisme merugikan dan organisme menguntungkan yang ada di lahan persawahan petani, edukasi tentang pengetahuan dampak-dampak negatif penggunaan pestisida sintetik dan cara pemakaian pestisida dengan cara yang dan dosis yang tepat serta seminimum mungkin, edukasi tentang cara bertani yang sehat dan berwawasan lingkungan. 
b). Penerapan Teknologi Pengendalian Hayati Beauveria bassiana isolat lokal dalam bentuk pelatihan atau workshop. Hal yang akan dilatih dalam penerapan ini teknologi yaitu: Teknik eksplorasi jamur entomopatogen dari lahan pertanian petani   sendiri, Teknik isolasi  B.  bassiana, Teknik perbanyakan jamur entomopatogen B.  bassiana dengan media sederhana, Teknik Formulasi jamur B.  bassiana dan M. anisopliae  agar siap pakai, Teknik Aplikasi B.  bassiana di lapangan dengan menggunakan jamur B.  bassiana yang telah dieksplorasi dan diisolasi, Teknik penyimpanan  isolat B.  bassiana dan M. anisopliae.
c). Penyediaan alat yang dibutuhkan  untuk perbanyakan entomopatogen secara mandiri.

Sebagai narasumber dalam Kegiatan ini adalah Dr. Parluhutan Siahaan dan Prof. Dr. Ir. Jantje Pelealu, MS mewakili Tim PKM Unsrat dan Bapak Jusak Wongkar, SP., M.Si. mewakili BPPMTPH Sulut. Dalam Sambutannya Luruh Desa Kayawu Bapak Very Poyoh, S.Pd. menyambut gembira kegiatan ini karena sangat berguna bagi petani yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani. (PS)
Top
.
Untitled 1

Links

                              

Alamat: Kampus Unsrat, Kleak, Manado, Indonesia  95115
Telp: +628114314386,   e-mail: fmipa@unsrat.ac.id